Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Guru Sekolah Dasar https://prosiding.pgsd.uniku.ac.id/publish <p data-start="322" data-end="977">Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Guru Sekolah Dasar merupakan media diseminasi ilmiah yang mempublikasikan artikel hasil penelitian dan kajian konseptual di bidang Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), khususnya yang berkaitan dengan pembelajaran sekolah dasar, inovasi pedagogik, kurikulum, asesmen, literasi dan numerasi, serta pendidikan karakter. Seluruh artikel yang diterbitkan merupakan karya ilmiah yang telah dipresentasikan dalam kegiatan Seminar Nasional Pendidikan Guru Sekolah Dasar yang diselenggarakan secara berkala oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kuningan.</p> <p data-start="979" data-end="1427">Prosiding ini pertama kali dipublikasikan secara daring menggunakan platform Open Journal Systems (OJS 3) pada tahun 2021 dan telah memiliki nomor E-ISSN 2828-1578. Setiap naskah yang masuk melalui proses seleksi dan review oleh reviewer sesuai dengan bidang keilmuan, serta dilakukan pemeriksaan tingkat kemiripan menggunakan perangkat lunak Turnitin untuk menjamin orisinalitas dan integritas akademik artikel yang dipublikasikan.</p> <p data-start="1429" data-end="1819">Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Guru Sekolah Dasar diterbitkan satu kali dalam satu tahun, di mana setiap edisi merepresentasikan satu penyelenggaraan seminar nasional, dan dipublikasikan pada bulan Januari. Seluruh artikel tersedia dalam akses terbuka (<em data-start="1697" data-end="1710">open access</em>) guna mendukung penyebarluasan pengetahuan dan pengembangan keilmuan di bidang pendidikan dasar secara luas.</p> <p data-start="1821" data-end="2001">Saat ini, prosiding ini telah terindeks di Google Scholar dan Garuda, sehingga memungkinkan peningkatan visibilitas, sitasi, dan dampak ilmiah dari artikel yang dipublikasikan.</p> Universitas Kuningan en-US Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Guru Sekolah Dasar 2828-1578 Inovasi Program Ekstrakurikuler untuk Mendukung Kesehatan Jiwa dan Raga Anak https://prosiding.pgsd.uniku.ac.id/publish/article/view/34 <p>This study aims to analyze innovations in extracurricular programs that support the mental and physical health of elementary school students using a literature review method. The research is grounded in increasing academic pressure, social changes, and high exposure to digital technology, all of which affect students’ psychological well-being and physical fitness. Although extracurricular activities have great potential as holistic development platforms, many schools still implement them conventionally without integrating mental and physical health components effectively. By reviewing ten relevant previous studies, the findings indicate that physical activities within extracurricular programs such as general sports, archery, and horseback riding positively contribute to students’ physical fitness, emotional regulation, self-confidence, social development, and stress reduction. Furthermore, extracurricular activities strengthen character development, improve learning focus, and promote a supportive environment for children's mental well-being. Nevertheless, program innovations are still required to ensure activities are more varied, meaningful, and responsive to current developmental needs. This study concludes that developing innovative and well-designed extracurricular programs is a strategic effort to enhance students’ mental and physical health sustainably.</p> Dini Anggraeni Dwie Intan Laksani Neyta Yuniar Astuti Silviya Yulyana Copyright (c) 2026 Dini Anggraeni, Dwie Intan Laksani, Neyta Yuniar Astuti, Silviya Yulyana https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-01-31 2026-01-31 3 1 1 9 10.25134/psnpgsd.v3i1.34 Analisis Literatur Mengenai Pengaruh Program Ekstrakurikuler Terhadap Psychological dan Physical Wellbeing Anak https://prosiding.pgsd.uniku.ac.id/publish/article/view/35 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program ekstrakurikuler terhadap psychological dan physical well-being anak berdasarkan kajian literatur terbaru dalam lima tahun terakhir. Ekstrakurikuler dipandang sebagai salah satu elemen pendidikan nonformal yang memiliki potensi signifikan dalam mendukung perkembangan holistik peserta didik, terutama pada aspek emosi, sosial, dan kesehatan fisik. Melalui telaah mendalam terhadap berbagai penelitian nasional dan internasional, studi ini menemukan bahwa keterlibatan anak dalam kegiatan ekstrakurikuler, khususnya yang berorientasi pada aktivitas fisik, memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kepercayaan diri, kemampuan regulasi emosi, motivasi belajar, hubungan sosial, serta penurunan tingkat stres dan kecemasan. Selain itu, kegiatan fisik yang dilakukan secara teratur melalui ekstrakurikuler terbukti memperbaiki kebugaran jasmani, meningkatkan kapasitas motorik, serta mendorong gaya hidup aktif yang berdampak langsung pada physical well-being. Temuan literatur juga menunjukkan bahwa dampak positif ekstrakurikuler dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti jenis kegiatan, intensitas partisipasi, kualitas pembimbing, serta lingkungan sosial yang mendukung. Aktivitas olahraga memiliki bukti paling konsisten dalam memberikan pengaruh yang kuat terhadap kesejahteraan mental dan fisik, sementara kegiatan seni dan non-fisik tetap berperan dalam mendukung ekspresi diri, rasa kebersamaan, dan pembentukan identitas. Meskipun demikian, penelitian menunjukkan bahwa hasil yang diperoleh tidak selalu seragam dan sangat dipengaruhi oleh karakteristik individu dan konteks sekolah. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa program ekstrakurikuler merupakan komponen penting dalam pendidikan yang berfungsi bukan hanya sebagai aktivitas tambahan, tetapi sebagai sarana strategis dalam meningkatkan kesejahteraan anak secara menyeluruh. Analisis ini memberikan landasan teoretis dan empiris bagi sekolah serta pemangku kebijakan pendidikan untuk merancang program ekstrakurikuler yang lebih inklusif, terstruktur, dan adaptif terhadap kebutuhan perkembangan anak. Temuan ini sekaligus membuka ruang bagi penelitian lanjutan yang mengeksplorasi efektivitas program ekstrakurikuler melalui pendekatan yang lebih kontekstual dan longitudinal.</p> Muhammad Iqbal Husaini Ryan Kusuma Fergy Vijey Rivaldy Fatwa Nurislami Dimas Ghoniyu Copyright (c) 2026 Muhammad Iqbal Husaini, Ryan Kusuma, Fergy Vijey Rivaldy, Fatwa Nurislami, Dimas Ghoniyu https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-01-20 2026-01-20 3 1 Eksplorasi Peran Guru dalam Pemeliharaan Kesehatan Fisik dan Mental Peserta Didik https://prosiding.pgsd.uniku.ac.id/publish/article/view/36 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran guru dalam pemeliharaan kesehatan fisik dan mental peserta didik melalui pendekatan literature review terhadap penelitian-penelitian nasional dan internasional terbitan lima tahun terakhir. Latar belakang penelitian berangkat dari meningkatnya kesadaran mengenai pentingnya kesehatan fisik dan mental sebagai determinan utama keberhasilan akademik, perilaku sosial, dan perkembangan emosional siswa sekolah dasar. Melalui analisis tematik terhadap temuan 17 jurnal yang relevan, penelitian ini mengungkap bahwa guru memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem sekolah yang sehat melalui empat dimensi utama: pedagogis, psikososial, jasmani, dan kolaboratif. Guru berperan dalam menyediakan pembelajaran yang mengintegrasikan pendidikan kesehatan, membangun hubungan emosional yang positif, mengembangkan aktivitas fisik terstruktur, serta menjalin kolaborasi dengan orang tua dan tenaga kesehatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesehatan fisik dan mental siswa merupakan dua aspek yang saling berkaitan dan saling memperkuat, di mana dukungan guru terhadap aktivitas fisik mampu meningkatkan kestabilan emosi, sementara rasa aman psikologis mendorong partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran. Meski demikian, penelitian juga menemukan adanya hambatan signifikan, seperti kurangnya pelatihan kesehatan mental bagi guru, beban kerja yang tinggi, serta minimnya dukungan kebijakan sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemeliharaan kesehatan fisik dan mental tidak dapat dilakukan secara parsial, tetapi harus diimplementasikan secara integratif melalui kebijakan, kompetensi guru, dan budaya sekolah yang mendukung. Kajian ini menawarkan kebaruan berupa model konseptual integratif peran guru dalam empat dimensi kesehatan yang dapat dijadikan rujukan dalam pengembangan program sekolah sehat serta pelatihan profesional guru di masa mendatang.</p> Dena Taufik Isna Elsa Fikriyatunnisa Haem Anijah Sri Pujiawati Suci Lestari Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-02-02 2026-02-02 3 1 10.25134/psnpgsd.v3i1.36 Eksplorasi Strategi Guru dalam Mewujudkan Lingkungan Kelas yang Mendukung Kesehatan Mental dan Fisik Siswa https://prosiding.pgsd.uniku.ac.id/publish/article/view/37 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi yang diterapkan guru dalam membangun lingkungan kelas yang mendukung kesehatan mental dan fisik siswa pada jenjang sekolah dasar dan menengah di Indonesia. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan menganalisis sepuluh artikel ilmiah terkini (2021–2025) yang relevan, meliputi peran guru dalam literasi kesehatan mental, penerapan aktivitas fisik di dalam kelas, serta berbagai intervensi pedagogis dan emosional. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru memiliki peran kunci dalam menciptakan suasana kelas yang aman secara psikologis sekaligus mendorong keterlibatan fisik siswa. Strategi yang diterapkan mencakup komunikasi yang empatik, pemberian ruang bagi ekspresi emosional siswa, integrasi istirahat otak atau jeda aktivitas fisik, penerapan pembelajaran aktif berbasis gerak, serta upaya identifikasi dini dan pemberian dukungan kepada siswa yang berisiko. Pembahasan mengungkapkan bahwa strategi-strategi tersebut bersifat multidimensional dan saling berkaitan antara aspek mental dan fisik, serta memerlukan dukungan lingkungan sekolah, peningkatan literasi guru, dan kebijakan pendidikan yang mendukung. Temuan penelitian ini memberikan implikasi penting bagi perumusan kebijakan pendidikan, pengembangan kurikulum, dan penyusunan program pelatihan guru dalam rangka mendukung kesejahteraan holistik siswa.</p> Cici Trisnawati Fania Oktaviantika Hana Nurhikmah Putri Lusiana Rahmadini Reva Azahra Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-05-24 2026-05-24 3 1 10.25134/psnpgsd.v3i1.37 Mengevaluasi Peran Guru dalam Membangun Kesehatan Fisik dan Mental Siswa Sekolah Dasar Melalui Pembinaan Pembelajaran https://prosiding.pgsd.uniku.ac.id/publish/article/view/38 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peran guru dalam membangun kesehatan fisik dan mental siswa sekolah dasar melalui kegiatan pembinaan dan proses pembelajaran. Latar belakang penelitian berangkat dari meningkatnya tantangan dalam pembelajaran modern, seperti penggunaan gawai yang berlebihan, tekanan akademik, serta kondisi lingkungan sosial yang kurang stabil, yang menjadikan kesehatan fisik dan mental siswa sebagai isu krusial yang perlu mendapatkan perhatian serius dari sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan menganalisis sepuluh artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Proses analisis dilakukan melalui tahapan identifikasi, seleksi, ekstraksi data, dan sintesis temuan secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru memegang peran strategis sebagai teladan dalam perilaku hidup sehat, pembimbing emosional bagi siswa, fasilitator penerapan gaya hidup sehat, serta penghubung dengan dukungan profesional ketika siswa menghadapi permasalahan kesehatan mental. Pembinaan kesehatan fisik melalui aktivitas jasmani dan pendidikan kesehatan terbukti berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan psikologis, kestabilan emosi, dan motivasi belajar siswa. Selain itu, temuan penelitian menegaskan bahwa efektivitas peran guru dalam mendukung kesehatan siswa sangat dipengaruhi oleh dukungan institusi sekolah, pembagian beban kerja yang proporsional, penguatan kompetensi melalui pelatihan, serta kebijakan pendidikan yang berorientasi pada kesejahteraan. Dengan demikian, upaya membangun kesehatan fisik dan mental siswa sekolah dasar memerlukan sinergi antara guru, sekolah, keluarga, dan sistem pendidikan secara keseluruhan, dengan guru sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan pembinaan dan pembelajaran yang bersifat promotif terhadap kesehatan.</p> Esa Rahmannur Oktapiyani Salsha Aulia Rahmannisa Siti Aminah Vina Mariyana Widya Al Zahra Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-02-02 2026-02-02 3 1 10.25134/psnpgsd.v3i1.38 Pengembangan Lingkungan Belajar yang Sehat, Aman, dan Inklusif https://prosiding.pgsd.uniku.ac.id/publish/article/view/39 <p>Pengembangan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan inklusif merupakan prasyarat utama bagi terselenggaranya proses pendidikan yang bermutu. Kajian ini bertujuan untuk menyintesis temuan-temuan empiris dari sepuluh artikel ilmiah guna memetakan faktor-faktor kunci yang memengaruhi kualitas lingkungan belajar di sekolah. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan pendekatan naratif, yang memungkinkan analisis mendalam terhadap keterkaitan antarunsur yang dibahas dalam masing-masing penelitian. Hasil sintesis mengidentifikasi enam temuan utama yang saling memperkuat, yaitu peran penting guru dalam membangun iklim kelas yang positif, pentingnya perancangan ruang fisik yang ergonomis dan ramah anak, perlunya penerapan kebijakan anti-perundungan secara konsisten, pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap keberlanjutan praktik inklusif, kontribusi budaya sekolah terhadap kesehatan fisik dan psikologis warga sekolah, serta kuatnya hubungan antara kualitas relasi sosial dan kesehatan mental peserta didik. Temuan-temuan tersebut menegaskan bahwa pembangunan lingkungan belajar tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan memerlukan integrasi menyeluruh antara aspek pedagogis, fisik, sosial, dan kelembagaan. Kajian ini memberikan gambaran yang komprehensif mengenai strategi yang dapat diterapkan oleh sekolah dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih adaptif, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan perkembangan peserta didik.</p> Alika Halimatu Sa’diyah Nabila Putri Azzahra Nadhia Rachma Jinan Riandita Fiola Khairunnisa Wafa Fadhilah Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-02-02 2026-02-02 3 1 10.25134/psnpgsd.v3i1.39 Peran Guru dalam Membangun Kesehatan Fisik dan Mental Siswa https://prosiding.pgsd.uniku.ac.id/publish/article/view/40 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran guru dalam membantu siswa mencapai kesehatan fisik dan mental melalui penerapan metode pembelajaran, pendampingan emosional, serta pembiasaan pola hidup sehat di lingkungan sekolah. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi pembelajaran, tetapi juga sebagai pembentuk kebiasaan positif yang mendukung kesehatan siswa. Dalam penelitian ini, sejumlah jurnal ilmiah yang terbit dalam lima tahun terakhir dikaji untuk mengkaji isu kesehatan fisik dan mental siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif guru dalam proses pembelajaran, pengawasan, bimbingan, serta interaksi interpersonal memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kebugaran fisik siswa, motivasi belajar, perkembangan emosional, dan stabilitas mental mereka. Implementasi berbagai program, seperti pendidikan jasmani, konseling dasar, kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), serta pembiasaan perilaku hidup sehat, terbukti mampu meningkatkan kualitas kesehatan siswa secara menyeluruh. Temuan ini menegaskan bahwa peran guru sangat krusial dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan suportif. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas guru perlu diiringi dengan dukungan institusional agar upaya peningkatan kesehatan fisik dan mental siswa dapat berjalan secara optimal.</p> Dena Rahma Dita Muhamad Rafi Ahsanul Fikri Puan Suci Rahmadona Rachmananda Audina Putri Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-02-02 2026-02-02 3 1 10.25134/psnpgsd.v3i1.40