Peran Guru dalam Membangun Kesehatan Fisik dan Mental Siswa

Authors

  • Dena Rahma Dita Universitas Kuningan
  • Muhamad Rafi Ahsanul Fikri Universitas Kuningan
  • Puan Suci Rahmadona Universitas Kuningan
  • Rachmananda Audina Putri Universitas Kuningan

DOI:

https://doi.org/10.25134/psnpgsd.v3i1.40

Keywords:

Perang guru, kesehatan fisik, kesehatan mental, siswa, sekolah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran guru dalam membantu siswa mencapai kesehatan fisik dan mental melalui penerapan metode pembelajaran, pendampingan emosional, serta pembiasaan pola hidup sehat di lingkungan sekolah. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi pembelajaran, tetapi juga sebagai pembentuk kebiasaan positif yang mendukung kesehatan siswa. Dalam penelitian ini, sejumlah jurnal ilmiah yang terbit dalam lima tahun terakhir dikaji untuk mengkaji isu kesehatan fisik dan mental siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif guru dalam proses pembelajaran, pengawasan, bimbingan, serta interaksi interpersonal memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kebugaran fisik siswa, motivasi belajar, perkembangan emosional, dan stabilitas mental mereka. Implementasi berbagai program, seperti pendidikan jasmani, konseling dasar, kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), serta pembiasaan perilaku hidup sehat, terbukti mampu meningkatkan kualitas kesehatan siswa secara menyeluruh. Temuan ini menegaskan bahwa peran guru sangat krusial dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan suportif. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas guru perlu diiringi dengan dukungan institusional agar upaya peningkatan kesehatan fisik dan mental siswa dapat berjalan secara optimal.

References

Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice-Hall.

Centeio, E., Somers, C., McCaughtry, N., & Kulik, N. (2023). Teacher attributes predicting physical activity opportunities in schools. Journal of Teaching in Physical Education, 42(1), 45–60.

Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Dewi, A. (2021). Peran guru dalam meningkatkan kesehatan mental peserta didik di sekolah. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 8(2), 133–140.

Fernando, J. (2025). Teacher academic support and student mental wellbeing: A correlational study. Journal of Educational Psychology Research, 17(1), 22–35.

Fitriani, M. (2024). Keteladanan guru dalam pembentukan perilaku hidup sehat siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(1), 55–66.

Hidayat, R. (2023). Peran guru dalam edukasi gizi dan kesehatan melalui kegiatan UKS di sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar, 11(2), 120–130.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Laporan nasional kesehatan mental anak dan remaja. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Krippendorff, K. (2019). Content analysis: An introduction to its methodology (3rd ed.). SAGE Publications.

Lestari, N. (2021). Pengaruh budaya sekolah terhadap kesehatan mental peserta didik. Jurnal Psikologi Pendidikan Indonesia, 10(3), 210–220.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Nugroho, S. (2023). Hubungan guru–siswa dan dampaknya pada kestabilan emosi siswa. Jurnal Bimbingan dan Pendidikan, 7(1), 1–12.

Putra, Y. (2022). Tantangan aktivitas fisik dan pola hidup sehat pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Olahraga, 6(2), 88–97.

Putri, N. (2023). Pembelajaran berbasis siswa dan dampaknya terhadap kesejahteraan emosional. Jurnal Inovasi Pendidikan, 14(1), 77–85.

Rahman, A. (2022). Pengaruh program olahraga sekolah terhadap kebugaran jasmani peserta didik. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, 12(1), 40–48.

Rogers, C. (1983). Freedom to learn. Merrill.

Sari, P., & Lestari, N. (2022). Deteksi dini permasalahan psikologis siswa oleh guru kelas. Jurnal Pendidikan Anak, 5(2), 101–112.

Susanto, A. (2022). Peran pendidikan karakter dalam membangun kesehatan mental siswa. Jurnal Pendidikan Moral, 13(2), 134–145.

Wahyuni, L. (2022). Layanan konseling dasar oleh guru dalam mendukung kesehatan mental siswa. Jurnal Konseling dan Psikoterapi, 9(1), 65–76.

World Health Organization. (2020). Child and adolescent mental health report. World Health Organization.

Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

02-02-2026

How to Cite

Dena Rahma Dita, Muhamad Rafi Ahsanul Fikri, Puan Suci Rahmadona, & Rachmananda Audina Putri. (2026). Peran Guru dalam Membangun Kesehatan Fisik dan Mental Siswa. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 3(1). https://doi.org/10.25134/psnpgsd.v3i1.40

Issue

Section

Articles